Kamis, 11 Mei 2017

EVAPOTRANSPIRASI AGROKLIMATOLOGI



PERTUMBUHAN AWAL DAN EVAPOTRANSPIRASI AKTUAL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA BERBAGAI UKURAN AGREGAT INCEPTISOLS
(Early Growth and Actual Evapotranspiration of Tomato Plant (Lycopersicum esculentum Mill) Grown on Different Aggregate Sizes of Inceptisols)
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Agroklimatologi Semester II
Dosen Pengampu      : Dr. Ir. M. Arifin, MT
 

Nama                          : Ria Misdian Syahri
NPM                           : 1624010034
Program Studi           : Agribisnis
Kelas                           : A

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR
SURABAYA
APRIL 2017
PERSOALAN :
Mengkaji suatu jurnal ilmiah yang bertema “Dampak Evaporasi Terhadap Bidang Pertanian”

PEMBAHASAN :
Data Jurnal :
Judul Jurnal
:
Pertumbuhan Awal Dan Evapotranspirasi Aktual Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Pada Berbagai Ukuran Agregat Inceptisols
(Early Growth And Actual Evapotranspiration Of Tomato Plant (Lycopersicum Esculentum Mill) Grown On Different Aggregate Sizes Of Inceptisols)
Penulis
:
Uswah Hasanah, Ardiyansyah, dan Ayip Rosidi
Tahun Penerbitan
:
2010
Lokasi Penelitian
:
Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Donggala
Pelaksanaan Penelitian
:
Green House Jurusan Budidaya Pertanian Universitas Tadulako, serta analisis tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kajian :
Berdasarkan jurnal ilmiah Pertumbuhan Awal Dan Evapotranspirasi Aktual Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Pada Berbagai Ukuran Agregat Inceptisols, terdapat beberapa kata yang perlu dimengerti terlebih dahulu artinya. Antara lain yaitu agregat, bulk density, dan evapotranspirasi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, agregat adalah 1) Hasil proses agregasi, 2) Mesin kecil pembangkit listrik, 3) Bahan-bahan mineral tidak bergerak, misalnya pasir, debu, batu, kerikil, pecahan batu yang bercampur semen, kapur, atau bahan aspal untuk mengikat campuran itu menjadi seperti beton, 4) Satuan yang terbentuk oleh partikel yang terhimpun dalam suatu kelompok. Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa agregat adalah  material granular, misalnya pasir, kerikil, batu pecah, dan kerak tungku besi, yang dipkai secara bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk suatu beton semen hidraulik atau adukan (Wikipedia Indonesia).
Bulk density merupakan berat suatu massa tanah per satuan volume tertentu. Satuannya adalah g/cm3. Volume tanah yang dimaksud adalah volume kepadatan tanah termasuk ruang-ruang pori. Bulk density merupakan petunjuk kepadatan tanah. Makin padat suatu tanah maka semakin tinggi bulk density yang berarti semakin sulit meneruskan air atau ditembus akar tanaman. Pada umumnya tanah lapisan atas pada tanah mineral mempunyai nilai bulk density yang rendah dibandingkan dengan tanah di bawahnya.
Sedangkan evapotranspirasi adalah gabungan evaporasi dan transpirasi tumbuhan yang hidup di permukaan bumi. Air yang diuapkan oleh tanaman dilepas ke atmosfer. Evaporasi merupakan pergerakan air ke udara dari berbagai sumber seperti tanah, atap, dan badan air. Transpirasi merupakan pergerakan air di dalam tumbuhan yang hilang melalui stomata akibat diuapkan oleh daun (Wikipedia Indonesia).
Berdasarkan jurnal ilmiah Pertumbuhan Awal Dan Evapotranspirasi Aktual Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Pada Berbagai Ukuran Agregat Inceptisols diperoleh hasil bahwa pada pengukuran evapotranspirasi aktual menunjukkan kecenderungan yang berbeda dengan hasil pengukuran parameter tanaman. BeEvapotranspirasi total tanaman tomat menurun dengan meningkatnya ukuran agregat tanah. Secara umum dapat dikatakan bahwa kandungan air tanah akan lebih tinggi pada tanah dengan kisaran agregat yang lebih halus dibandingkan tanah dengankisaran agregat yang kasar. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa evaporasi dari permukaan agregat sangat tergantung pada ukuran agregat. Evaporasi semakin menurun dengan bertambah besarnya ukuran agregat (Witkowska-Walczak, 2000). Sehingga dapat disimpulkan bahwa evapotranspirasi meningkat dengan semakin halus ukuran agregat tanah.

DAFTAR PUSTAKA
Ardiyansyah , Hasanah U, dan Rosidi A. 2010. “Pertumbuhan Awal Dan Evapotranspirasi
Aktual Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Pada Berbagai Ukuran Agregat Inceptisols”. http://www.download.portalgaruda.org diakses pada hari Kamis, 06 April 2017 pukul 15.30 WIB

Cahyono, Agus. 2011. “Kajian Dampak Variabilitas Curah Hujan Terhadap Produktivitas
Padi Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Magelang”. Jurnal Curah Hujan, 1(1) : 2-4

Lakitan, Benyamin. 2009. “Pengaruh Curah Hujan Bagi Tanaman”. Jakarta. Universitas
Indonesia

http://www.scholar.google.co.id diakses pada hari Kamis, 06 April 2017 pukul 15.43 WIB

https://id.m.wikipedia.org diakses pada hari Jumat, 07 April 2017 pukul 08.35 WIB


Tidak ada komentar:

Posting Komentar